Yopin Lagandesa dan Jejak Pembangunan Wawopada

banner 468x60

Morowali Utara, Wawopada – Setelah mengemban amanah sebagai Kepala Desa Wawopada sejak tahun 2018, Yopin Lagandesa menuntaskan masa jabatannya pada Mei 2026 dengan sejumlah capaian pembangunan yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kini, Yopin Lagandesa kembali menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026.

Selama kurang lebih delapan tahun memimpin Desa Wawopada, Kecamatan Lembo, berbagai program pembangunan berhasil direalisasikan. Fokus pembangunan tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial, pengamanan aset desa, hingga pelestarian sejarah desa, Rabu (3/6/2026).

banner 336x280

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Desa Wawopada berhasil melaksanakan sejumlah proyek strategis yang mendukung aktivitas masyarakat. Program tersebut meliputi pengaspalan jalan desa, pembangunan rabat beton, pembangunan riol dan drainase, pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi Balai Desa, serta pembangunan jembatan gantung yang menjadi sarana penting bagi warga.

Selain pembangunan fisik, pemerintah desa juga berhasil memperjuangkan bantuan perumahan bagi masyarakat. Selama masa kepemimpinan Yopin Lagandesa, sebanyak 29 unit rumah bantuan berhasil direalisasikan yang berasal dari berbagai sumber, yakni 15 unit dari Kementerian Sosial, 4 unit dari Dinas Perumahan Provinsi, dan 10 unit dari Pemerintah Kabupaten Morowali.

Pada sektor pelayanan dasar, Pemerintah Desa Wawopada juga berhasil menghadirkan program pemasangan listrik gratis bagi 33 kepala keluarga. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pemerataan akses energi di desa.

Program lain yang mendapat perhatian masyarakat adalah pembagian tanah gratis yang disertai penerbitan sertifikat hak milik. Melalui program tersebut, sejumlah warga memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan lahan, sekaligus memperkuat status aset yang dimiliki masyarakat.

Pemerintah Desa Wawopada juga aktif memberikan dukungan kepada berbagai kelompok masyarakat. Bantuan dan pembinaan diberikan kepada kelompok tani, kelompok perempuan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendorong peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat desa.

Salah satu capaian penting yang berhasil diwujudkan adalah pengembalian aset desa berupa tanah yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi Kantor Kehutanan dan dikuasai selama kurang lebih 25 tahun. Melalui berbagai upaya yang dilakukan pemerintah desa, aset tersebut akhirnya berhasil dikembalikan kepada Desa Wawopada beserta bangunan yang berdiri di atasnya sehingga resmi menjadi aset milik desa.

Di bidang pelestarian sejarah, Pemerintah Desa Wawopada mencatatkan sejarah baru dengan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun Desa untuk pertama kalinya. Desa yang berdiri sejak tahun 1915 itu merayakan HUT ke-111 pada tahun 2025 dengan puncak kegiatan pada 1 Januari 2026.

Perayaan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Buku Sejarah Desa Wawopada yang diinisiasi langsung oleh pemerintah desa sebagai upaya menjaga identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya. Atas berbagai keberhasilan tersebut, Pemerintah Desa Wawopada juga memperoleh penghargaan kinerja dari pemerintah pusat pada tahun 2024 yang disertai tambahan alokasi dana sebesar Rp250 juta.

Yopin Lagandesa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengamanan aset desa, serta pelestarian sejarah merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan Desa Wawopada yang maju, mandiri, dan berdaya saing. JEM

banner 336x280