Morowali Utara, Bimor Jaya – Oknum kepala desa di Kabupaten Morowali Utara digerebek puluhan warga saat diduga melakukan perbuatan mesum di salah satu rumah warga Desa Bimor Jaya, Kecamatan Petasia Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/12) sekitar pukul 02.00 WITA dini hari.
Oknum kades tersebut diketahui berinisial AA yang menjabat sebagai Kepala Desa Bimor Jaya. Penggerebekan dilakukan warga setelah lama merasa resah dengan perilaku yang bersangkutan bersama seorang perempuan yang bukan pasangan sahnya.
Menurut keterangan warga, dugaan hubungan terlarang tersebut bukan kali pertama terjadi. Perbuatan oknum kades AA dinilai telah mencoreng nama baik pemerintah desa dan merusak tatanan moral di tengah masyarakat.
Dalam penggerebekan itu, warga mendapati AA berada di dalam rumah salah satu warga bersama perempuan tersebut. Warga kemudian mengamankan keduanya untuk menghindari amukan massa.
Diketahui, baik AA maupun perempuan yang bersamanya sama-sama telah memiliki pasangan sah. Fakta ini semakin memicu kemarahan dan kekecewaan warga Desa Bimor Jaya.
Tokoh adat Desa Bimor Jaya, Sadrak Lala, mendesak agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus ini secara serius. Senada, tokoh pemuda dan tokoh adat setempat meminta agar proses hukum ditegakkan secara adil mengingat kedua pelaku telah memiliki ikatan pernikahan dan perbuatan tersebut dinilai melanggar norma hukum serta adat yang berlaku.
Setelah penggerebekan, kedua terduga pelaku langsung digiring ke rumah salah satu anggota kepolisian yang bertugas dan tinggal di desa tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sejauh ini, kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian oleh pasangan masing-masing terduga pelaku untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. JEM



















