Morowali – Dialog dan diskusi massa aksi dan unsur Pemerintah Kabupaten Morowali pada Senin di Aula Kantor Bupati Morowali buntu.
Betapa tidak, Massa Aksi dari Aliansi Peduli Morowali enggan melanjutkan dialog dan diskusi bersama Pemerintah Daerah karena Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf tidak berada di ruang pertemuan, Senin (6/7/2026).
“Sesuai kesepakatan massa aksi, kami tidak akan membuka ruang diskusi apapun tanpa kehadiran Bupati Morowali,” ujar Jabir Moh Yamin dalam gedung Aula Bupati Morowali.
Pada kesempatan tersebut juga tersorot Bupati Morowali kerap kali mangkir dalam agenda-agenda besar seperti Peringatan HUT Bhayangkara serta ia juga sulit untuk ditemui di kantor Bupati sendiri.
Kesibukan Bupati Iksan justru dinilai bukan menggambarkan seorang pemimpin daerah yang lebih fokus mengurus konten sosial media dan hal-hal diluar dari masalah yang dihadapi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Asisten I Pemkab Morowali, Tahir menegaskan kalau pertemuan itu tidak bisa dihadiri oleh Bupati maupun Wakil Bupati.
Secara khusus ia menyampaikan kalau Bupati Morowali sedang melaksanakan dinas luar yang tidak kalah pentingnya dari kegiatan aksi tersebut.
Setelah berbincang cukup lama, akhirnya massa aksi bersepakat untuk tetap tinggal di area Kantor Bupati Morowali untuk menunggu kedatangan orang nomor satu di Bumi Tepe Asa Moroso itu meskipun harus menginap di lokasi tersebut. JEM













