MOROWALI UTARA, MORA — Musim kemarau yang berlangsung hampir satu bulan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Kondisi tersebut mendorong Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 825/Garuda Yudha Sakti (Yonif TP 825/GYS) turun tangan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, Sabtu (29/8/2026).
Bantuan air bersih kali ini disalurkan kepada warga Desa Mora, Kecamatan Lembo, pada Jumat sore (28/8/2026).
Sebanyak satu tangki truk berisi 5.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kemarau.
Warga terlihat antusias menerima bantuan tersebut. Air yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang mulai kesulitan memperoleh sumber air bersih.
Komandan Yonif TP 825/GYS, Letkol Inf Alkomar, S.I.P., M.Tr.(Mil), mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian dan respons satuannya terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Menurutnya, bantuan serupa akan terus dilakukan di sejumlah wilayah yang membutuhkan, terutama desa-desa yang mengalami keterbatasan sumber air bersih.
Sebelumnya, Yonif TP 825/GYS juga telah menyalurkan air bersih kepada masyarakat di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur. Di wilayah tersebut, kondisi air bersih masyarakat dilaporkan telah tercemar sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan air yang layak digunakan.
Penyaluran air bersih ini menjadi salah satu bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya ketika kebutuhan dasar seperti air bersih mulai sulit diperoleh akibat kondisi cuaca.
Dengan berlanjutnya musim kemarau, masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak dan menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia. Bantuan air bersih diharapkan dapat terus menjangkau warga yang membutuhkan hingga kondisi kembali normal. (Niken Tamauka)









