Morowali Utara, Kolonodale – Salah satu warga Desa Gililana, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pertemuan antara pihak perusahaan tambang dan masyarakat yang digelar di Kantor Kecamatan Petasia pada Jumat (23/1/2025).
Warga tersebut menilai pertemuan itu tidak masuk dalam substansi utama persoalan pencemaran debu, karena hanya membahas tanggung jawab perusahaan terkait penyiraman debu serta pembagian masker kepada masyarakat.
Menurutnya, dua hal tersebut sudah menjadi kewajiban dasar perusahaan dan tidak seharusnya dijadikan sebagai solusi utama dalam menyikapi dampak pencemaran debu yang semakin parah di wilayah Petasia dan Petasia Barat.
Musrim Juma mengatakan bahwa secara regulasi, penyiraman debu dan pembagian masker memang sudah merupakan tanggung jawab pihak korporasi sebelum adanya korban akibat dampak pencemaran lingkungan.
Ia menilai pihak perusahaan seharusnya lebih fokus pada penanganan masyarakat yang sudah terpapar penyakit ISPA akibat aktivitas tambang yang menyebabkan pencemaran debu di dua kecamatan tersebut.
Menurut Musrim, tanggung jawab perusahaan harus dipertanyakan ketika masyarakat sudah jatuh sakit, terutama terkait apakah warga mendapatkan jaminan atau biaya pengobatan atas penyakit yang diderita.
Ia juga menyebutkan bahwa sepanjang Januari 2026 ini, angka penderita ISPA di Puskesmas Kolonodale mengalami peningkatan yang cukup signifikan akibat paparan debu tambang.
Selain itu, Musrim menegaskan jangan sampai persoalan ini hanya dibicarakan dalam forum formal tanpa adanya realisasi nyata di lapangan, karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.
Musrim menegaskan, pihak korporasi wajib menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas aktivitas pertambangan di Morowali Utara. Menurutnya, yang harus menjadi fokus utama saat ini adalah pertanggungjawaban perusahaan terhadap warga yang sudah terdampak penyakit akibat pencemaran debu, bukan sekadar penyiraman jalan dan pembagian masker. JEM

















