Morowali Utara – Salah satu yang menjadi sorotan pembeda Piala Dunia Sepakbola 2026 adalah dominasi warna pink di lapangan hijau ; sesuatu yang baru terjadi sejak iven digelar tahun 13-30 Juli 1930 di Montevideo, Uruguay.
Sejak protokol pembukaan pertama antara kesebelasan Meksiko vs Afrika Selatan, deretan pemain yang memakai sepatu bola berwarna pink terlihat menyolok. Baik Mekaiko maupun Afrika Selatan memakai sepatu bola dominan warna pink.
Yang paling menyolok adalah ketika Kesebelasan Jerman tampil melawan Curacao di pertandingan pembuka grup E, starting eleven kesebelasan Jetman seluruhnya menggunakan sepatu Adidas warna Pink. Sebenarnya tidak aneh, karena Jerman adalah tempat asal peralatan olahraga merk Adidas.
Selqin Adidas, sepqtu bola warna Pink juga di produksi oleh Nike dan Puma. Kesebelasan Brasil yang tampil di partai pembuka melawan Maroko juga memperlihatkan dominasi warna Pink pasa sepatu yang digunakan pemain kedua kesebelasan.
Bahkan pemandangan ini terus terjadi pada pertandingan Iran vs Selandia Baru, Selasa (16/6) pagi Wita.
Dari penelusuran redaksi Klik Morut diberbagai situs, warna pink pada sepatu bola yang digunakan berbagai produsen olahraga ini dikenal dengan nama electic fuchsia yakni perpaduan warna cerah antara merah muda ungu.
Paling tidak masih ada 8 pertandingan lagi yang mempertemukan 16 negara saat tulisan ini dibuat 16/6 sore. Akankah dominasi warna Pink akan terus terjadi pada sisa pertandingan awal fase grup. Ataukah pembaca Klik Morut sudah bersiap menyisihkan uangnya untuk mengkoleksi sepatu bola warna pink sebagai kenangan dari Piala Dunia 2026 ?
Redaksi Klik Morut mencoba menelusuri ragam varian Sepatu Bola Warna Pink Piala Dunia 2026, dan inilah hasilnya :
Nike: Nike Mercurial Vapor dan Phantom, menawarkan perpaduan warna pink, putih, dan hitam yang sporty.
Adidas: Adidas F50 (Speed Edition) berwarna pink terang hingga kolaborasi klasik seperti Adidas Samba OG.
Puma: Future 9 Match FG/AG, Future Ultimate FG. JEM


















