Morowali Utara, Wawopada – Nama Yopin Lagandesa bukanlah sosok yang asing bagi masyarakat Desa Wawopada. Mantan Kepala Desa Wawopada ini dikenal sebagai pribadi yang memiliki rekam jejak panjang dalam bidang pendidikan, pelayanan sosial, organisasi, hingga pengabdian kepada masyarakat dan gereja.
Yopin Lagandesa menempuh pendidikan tinggi di Akademi Sekretaris Manajemen Indonesia (ASMI) Manado. Semasa menjadi mahasiswa, ia aktif berorganisasi dan dipercaya menduduki sejumlah posisi penting. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa serta Ketua Komisariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), yang menjadi wadah pembentukan kepemimpinan dan pengabdiannya kepada masyarakat, Minggu (14/6/2026).
Karier pengabdiannya dimulai pada tahun 1983 hingga 1985 saat bekerja di Kantor Agraria atau Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah. Pengalaman tersebut menjadi modal awal dalam memahami berbagai persoalan administrasi dan pelayanan publik yang kelak sangat bermanfaat dalam perjalanan pengabdiannya.
Tak hanya berkecimpung di bidang pemerintahan, Yopin juga pernah mengabdikan diri di dunia pendidikan. Pada tahun 1989 hingga 1990, ia menjadi Guru SMA Negeri Lembo, yang saat itu merupakan sekolah menengah atas pertama yang dibuka di Kecamatan Lembo. Kehadirannya sebagai tenaga pendidik turut memberikan kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Semangat pengabdian Yopin terus berlanjut ketika bergabung dengan Yayasan Pembangunan Masyarakat (YPM) GKST yang bekerja sama dengan World Vision International (WVI) pada periode 1991 hingga 1998. Dalam lembaga tersebut, ia terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
Kariernya di bidang pembangunan masyarakat semakin matang ketika bergabung dengan Yayasan Wahana Visi Indonesia (YWVI) pada tahun 1998 hingga 2015. Selama kurang lebih 17 tahun, Yopin menjalankan tugas sebagai Fasilitator Pengembangan yang berperan mendampingi masyarakat dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan pembangunan komunitas.
Selain aktif dalam pekerjaan dan pelayanan sosial, Yopin juga dikenal sebagai pelayan gereja yang setia. Ia dipercaya menjadi Penatua di GKST Baitani Wawopada selama periode 2001 hingga 2016. Dalam tugas tersebut, ia terlibat aktif membina kehidupan jemaat serta mendukung berbagai kegiatan pelayanan gerejawi.
Sebelum dipercaya memimpin Desa Wawopada sebagai kepala desa, Yopin terlebih dahulu mengabdi sebagai Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dalam berbagai kegiatan desa maupun jemaat, ia juga kerap dipercaya menjadi ketua panitia, sebuah amanah yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan kepemimpinan dan tanggung jawabnya.
Di balik berbagai aktivitas pengabdiannya, Yopin Lagandesa merupakan kepala keluarga yang hidup sederhana bersama sang istri, Voni Eliwatman Lanto’e yang berprofesi sebagai Guru SDN Wawopada. Dari pernikahan mereka, dikaruniai tiga orang anak, terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Dengan pengalaman panjang di bidang pemerintahan, pendidikan, organisasi, pelayanan gereja, dan pemberdayaan masyarakat, Yopin Lagandesa menjadi salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat Wawopada. JEM
















