MOROWALI UTARA, TANAUGE — Akses jalan menuju Desa Tanauge, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, mulai mendapat perhatian melalui pekerjaan pengerasan.
Pengerasan jalan ini menjadi kabar positif bagi masyarakat Desa Tanauge yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi menuju wilayah perkotaan, kamis (24/9/2026).
Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur darat yang menjadi urat nadi masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta distribusi kebutuhan sehari-hari.
Sebelumnya, masyarakat Desa Tanauge lebih banyak mengandalkan akses jalur laut untuk menuju ibu kota Kabupaten Morowali Utara karena keterbatasan kondisi jalan darat.
Kepala Desa Tanauge, Arman, S.E., mengatakan pengerasan jalan mendapat respons positif dari pihak perusahaan. Pemerintah desa juga berkomitmen melakukan pemeliharaan akses jalan dari Tanauge menuju Bunta.
Hingga kini, pengerasan telah dilakukan sepanjang sekitar delapan kilometer. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses darat yang lebih mudah bagi masyarakat.
Menurut pemerintah desa, dukungan perusahaan dalam pembukaan dan perbaikan jalan menjadi langkah penting untuk mempercepat terbukanya akses transportasi bagi warga Tanauge.
Terdapat lima perusahaan yang turut terlibat membantu proses pembukaan akses jalan, yakni PT CNGR, PT BMU, PT SEI, PT NNI, dan PT SAH.
Keterlibatan sejumlah perusahaan tersebut dilakukan melalui dukungan terhadap proses pembukaan, perbaikan, dan pengerasan jalan yang menghubungkan Desa Tanauge dengan wilayah Bunta.
Pemerintah Desa Tanauge berharap pekerjaan jalan dapat terus berlanjut hingga akses darat benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Dengan terbukanya akses tersebut, masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jalur laut untuk menuju pusat pemerintahan dan memenuhi berbagai kebutuhan di luar desa. JEM






