Morowali Utara, Bunta – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Morowali Utara menggelar kegiatan berbagi takjil kepada warga di wilayah Bunta, Jumat (6/3) sore. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, khususnya para pekerja yang melintas menjelang waktu berbuka.
Bendahara PSI Morowali Utara, Suryani Kahar, mengatakan puasa mengajarkan nilai sederhana tentang kebersamaan dan solidaritas. Menurutnya, rasa lapar dan haus yang dirasakan saat berpuasa membuat semua orang memahami pentingnya kepedulian terhadap sesama.
“Karena puasa mengajarkan satu hal sederhana: lapar itu sama, haus itu sama. Dari situ kita belajar bahwa solidaritas bukan slogan, tapi lahir dari rasa yang pernah kita rasakan bersama,” ujar Suryani.
Ia menambahkan, puasa juga mengajarkan nilai kemanusiaan yang harus tetap dijaga, meskipun terdapat perbedaan pandangan dalam politik.
“Puasa ala PSI adalah puasa yang menguatkan nilai, kerja nyata, kepedulian, dan keberanian untuk tetap santun dalam perbedaan. Karena politik boleh berbeda, tapi kemanusiaan harus tetap sama,” katanya.
Suryani menjelaskan, pemilihan lokasi berbagi di Bunta dilakukan karena melihat banyak pekerja yang sedang berganti shift kerja menjelang waktu berbuka puasa.
Menurutnya, sebagian besar penerima takjil pada kegiatan tersebut merupakan pekerja tambang yang melintas di jalur tersebut menjelang waktu berbuka.
Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Morowali Utara, Rudolf Lamandasa, mengatakan kegiatan Berbagi Bersama merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh PSI Morut selama bulan Ramadan.
“Kegiatan ini kita lakukan setiap minggu sekali dengan lokasi yang berbeda-beda dalam bentuk pembagian takjil kepada warga yang melintas di poros jalan utama,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut merupakan kerja bersama kader PSI Morowali Utara dari berbagai DPC. Hingga menjelang Idul Fitri, kegiatan Berbagi Bersama PSI Morut akan terus dilaksanakan dengan berbagai bentuk kegiatan sosial lainnya. JEM












